Senin, 28 Januari 2019

ADV : PERTUMBUHAN EKONOMI DIGITAL INDONESIA TERBESAR DI ASIA TENGGARA? WOW! TERUS KITA BISA APA?





Bagaimana kalau tiba-tiba, amazon dan alibaba hadir di Bali dan membuat toko online-nya bisa melayani semua kebutuhan masyarakat dengan cepat, efisien dan private service? 

Wah, pasti konsumen akan banyak beralih dari toko konvensional ya.

China dan Amerika mungkin belum tergantung dengan e-commerce pada 10 – 15 tahun lalu. Tapi lihatlah sekarang, bagaimana kemudian China dan Amerika menjadi negara yang pertumbuhan digital ekonomi –nya luar biasa pesat.

Kompas edisi Rabu, 23 Januari 2019 mengulas bagaimana peta persaingan usaha di era digital di masa depan. Google dan Temasek Holdings merilis data yang mirip tentang pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara yakni 49% dengan omzet pada tahun 2025 nanti mencapai 100 milyar dollar AS.

Jika jaman dahulu area pemasaran sebuah toko dibatasi hanya 1-3 KM di sekitar lokasi toko tersebut, maka semakin bertumbuhnya teknologi internet yang dikenal saat ini dengan istilah internet of things, maka sekat penghalang akan ditembus dan area pemasaran mungkin berpuluh, beratus bahkan ribuan kilometer.

Bapak/Ibu mungkin sudah masuk selama ini melalui website, berbagai teknologi aplikasi dan perangkat. Tetapi apakah hal tersebut dibangun atas dasar suatu keseriusan atau hanya sekedar ikut – ikutan? Ini yang menjadi penting. Ketika kita benar-benar serius membangun sebuah komposisi strategi masuk ke dunia digital, maka kita harus benar-benar siap untuk serius dalam menggarap dan mengelola website atau aplikasi digital kita.

Tahap awal, kita bisa mulai dengan membuka akun untuk menjual produk – produk kita di e-commerce populer model bukalapak, tokopedia, shopee atau ecommerce populer lain. Namun, untuk memperkuat branding dan positioning brand kita, tahap selanjutnya adalah membuat e-commerce sendiri.

Bagaimana cara mempopulerkan hubungannya dengan e-commerce populer? Strategi paling sederhana adalah memasang harga produk lebih murah di e-commerce kita daripada di e-commerce populer.

Apa saja strategi lain yang bisa dilakukan?

SILAHKAN KONSULTASIKAN PEMBUATAN E-COMMERCE DAN STRATEGI ANDA DI Whatsapp : 08563757178



BHAKTI HOSTING & WEBMAKER

Kami memiliki slot hosting un-limited untuk menampung data dan mendukung website serta e-commerce anda.  Keuntungan anda bekerjasama dengan kami adalah sbb :
a.      Operator hosting ada di Bali 
b.      Data penting yang anda miliki seperti member, relasi dst, aman 
c.       Proses maintenance lebih murah dan cepat 
d.      Fleksibel dalam penentuan space

HOSTING ONLY 
Rp. 1.000.000
-          Review dan Advice untuk Website 
-          Free konsultasi memaksimalkan sosial media & google ads untuk meningkatkan penjualan

PACKAGE A
Rp. 5.000.000
-          Pembuatan Website 
-          Free hosting kapasitas 5 gb selama 1 tahun 
-          Free konsultasi memaksimalkan sosial media & google ads untuk meningkatkan penjualan 
-          1 kali kunjungan on-site

PACKAGE B
Rp. 10.000.000
-          Pembuatan Website 
-          Free hosting kapasitas 10gb selama 1 tahun 
-          Free domain 
-          Free konsultasi memaksimalkan sosial media & google ads untuk meningkatkan penjualan 
-          2 kali kunjungan onsite 
-          Free maintenance selama 1 tahun

PACKAGE C
Rp. 25.000.000
-          Pembuatan E-Commerce 
-          Free hosting 25 gb selama 1 tahun 
-          Free domain* 
-          Free konsultasi memaksimalkan sosial media & google ads untuk meningkatkan penjualan 
-          Pendampingan dan kunjungan sampai bisa*
-          Free maintenance selama 1 tahun


---------------------------------------------------------klik fanpage : bhakti business assistance & workshop atau email ke abdibhaktibali@gmail.com

KLINIK "BALIAN" DI PASTIKAN AKAN MENYEDOT PERHATIAN JIKA BEROPERASI

Bagaimana jika kita datang ke sebuah klinik kesehatan untuk datang berobat kepada balian? Pasti akan surprise bukan? Ya, proses untuk itu sedang disiapkan oleh AHcare Management. Setelah rangkaian koordinasi dan komunikasi dengan pihak Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan, pendampingan yang dilakukan oleh AHcare Management di salah satu universitas di Denpasar tersebut sudah menemukan bentuk dan konsep.

Presentasi lebih dari 2 jam yang dilakukan, memaparkan bagaimana secara teknis pengelolaan "Klinik Balian" tersebut,  termasuk tenaga kesehatan yang dibutuhkan, hubungannya dengan sistem pengobatan modern hingga pada potensi-potensi yang bisa di garap untuk dapat berjalan baik secara bisnis.
dokter Adhi Amertajaya (paling kiri)

dr. Adhi Amertajaya yang akrab disapa dokter Adhi dalam pemaparannya menyatakan ada banyak hal yang menjadikan "Klinik Balian" ini istimewa. Pertama, karena memang ini adalah yang pertama di Indonesia, kemudian sistem pengobatan Usadha memerlukan mekanisme perjuangan lanjutan dan terakhir tradisi pengobatan tradisional di Bali masih sangat kuat di masyarakat. Hal-hal ini yang menyebabkan peluang untuk "Klinik Balian" ini sangat besar.

"Saya yakin, jika ini bisa terwujud, arah ke depan tidak hanya sebuah wadah kesehatan tetapi juga pintu masuk untuk melakukan sertifikasi Balian sebagai Penyehat Tradisional sendiri"jelas dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada tersebut.


Minggu, 27 Januari 2019

ALWAYS HEALTHY (AHcare) MANAGEMENT SUSUN KONSEP KLINIK "BALIAN" DI SALAH SATU UNIVERSITAS DI DENPASAR

Wacana untuk memfasilitasi "Balian" di Bali agar berpraktek di Rumah Sakit atau Klinik, mungkin akan terealisasi di tangan Always Healthy Management (AHcare). Di komandoi oleh dr. Komang Adhi Amertajaya, AHcare Management saat ini sedang menyusun sebuah rancang bangun dan konsep Klinik para Balian yang terafiliasi di salah satu universitas di Denpasar. 

dr. Adhi Amertajaya (paling kiri) memimpin rapat kecil 
Manajemen Klinik "Balian".






Dalam sebuah kesempatan, Dr. Adhi demikian pria lulusan Universitas Gajah Mada - Yogyakarta ini di sapa, menyampaikan bahwa konsep yang disusun bersama tim AHcare ini merupakan pintu masuk untuk mendorong di akuinya para "Balian" yang dalam bahasa legal disebut Penyehat Tradisional ini. 
dr. Adhi sedang mempresentasikan konsep di depan 
salah satu klien AHcare manajement


Tim yang sekarang bekerja bahkan sudah memiliki formula untuk bagaimana menyusun program sertifikasi bagi profesi ini, sehingga benar-benar legal dan diakui secara nasional. "Kami telah melakukan serangkain diskusi dan koordinasi dengan Departemen Kesehatan RI untuk merealisasikan"ujarnya. 

dr. Adhi juga menyampaikan, masih terbuka peluang untuk mengembangkan konsep klinik ini menjadi klinik-klinik swasta yang bahkan bisa di konsep menjadi rujukan dan satu diantaranya menjadi Rumah Sakit Utama untuk para "Balian" berpraktek.

Secara nasional sendiri, Usada belum diakui menjadi salah satu pengobatan komplementer sebagaimana sistem pengobatan lain seperti akupuntur dan akupresur. Tetapi menurutnya beberapa aturan yang dikeluarkan melalui Perpres dan Permenkes bisa menjadi pintu masuk untuk mewujudkan konsep ini. 

Manajemen berdiskusi dengan salah satu dokter dari India
Diakuinya, konsep ini sangat mulia untuk memastikan ajegnya pengobatan tradisional Bali melalui konsep Usadha baik Usadha Ramuan dan Usadha Keterampilan.

Ketika ditanya, bagaimana jika ada pihak swasta berminat untuk membangun konsep serupa, dr. Adhi menyatakan sangat terbuka peluang. "Kami bahkan bisa menunjukkan peluang yang besar dan kontribusi yang luar biasa jika konsep kami ini bisa dibangun di seluruh kabupaten/kota di Bali"imbuhnya. 


IAM PERFORMANCEFUL : LEARNING & GATHERING, MOMENTUM PERTUMBUHAN BAGI EDIE ARTA MOTOR (EAM) SINGARAJA

Siapa menyangka, jika disebuah kota kecil tepatnya di Singaraja, gaung kolaborasi sebagai sebuah konsep bisnis paling relevan saat ini terdengar nyaring. Melalui acara Learning & Gathering bertajuk IAM Performanceful, Edie Arta Performance sebuah toko dan bengkel variasi sepeda motor yang saat ini terus bermetamorfosis menjadi 4 cabang dan sebuah toko online edieartaotoshop.id, menegaskan konsep kolaborasi tersebut dalam tema acara : Maju Setara, Bertumbuh Bersama pada Jumat, 25 Januari 2019 kemarin.

Learning & Gathering : IAM Performanceful "Maju Setara, Bertumbuh Bersama"


Made Putra Edi, CEO sekaligus Pendiri Edie Arta Performance menyampaikan dalam sambutannya, konsep yang diusung dalam acara ini adalah bagaimana sebuah pertumbuhan dipandang sebagai satu kesatuan upaya yang harus dilakukan lintas kompetisi.

Pertumbuhan melalui belajar dan membangun jaringan serta mempererat kerjasama satu sama lain, menurutnya harus di elaborasikan dalam sebuah komitmen dan kesadaran bahwa era bisnis saat ini adalah eranya kolaborasi.

Bapak Christian F. Guswai membawakan short seminar : How To Be A 
Performanceful Business Man
Acara yang dihadiri oleh lebih dari 800 bengkel dan re-seller Edie Arta Motor dari seluruh Bali tersebut menjadi salah satu acara terbesar dalam sejarah perkembangan toko variasi sepeda motor di Bali Utara. Tidak tanggung-tanggung, pendiri WIN Otoparts langsung menghadiri acara yang digelar di Banyualit Resort & Spa - Lovina Singaraja ini.

Ada 2 kegiatan pokok dalam event ini yaitu Learning yang ditandai dengan seminar singkat : How to be a performanceful businesman, dan Gathering dengan tema besar Maju Setara Bertumbuh Bersama.  Short Seminar yang langsung menghadirkan Bapak Christian Fransiscus Guswai,seorang trainer, konsultan, coach dan penulis buku Retail Excellence Series yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun mendampingi peritel sekala lokal, nasional maupun multinasional tersebut menyampaikan trik dan strategi bagaimana menjadi pebisnis yang berorientasi pada pertumbuhan.

Banyak peserta yang hadir bahkan dari seluruh Bali seperti Karangasem, Jembrana, Gianyar, Denpasar, Bangli, Tabanan, Badung dan Buleleng sendiri, juga menandakan bagaimana pesatnya Edie Arta Motor bertumbuh dalam 2 tahun terakhir.

Made Putra Edie dalam penyampaiannya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk Bhakti Asistance & Workshop yang aktif memberikan pendampingan serta menyelenggarakan pelatihan sejak tahun 2016 dan hampir setiap modul pelatihan tidak pernah dilewatkan oleh Edie sendiri.

Acara juga diisi dengan peluncuran www.edieartaotoshop.id sebuah situs online untuk membeli barang-barang variasi sepeda motor melalui online serta Penampilan Artis Top Bali yakni Anak Agung Raka Sidan, Ocha Putri dan Stand Up Comedy : Puja Astawa.

Bhakti Asistance & Workshop dalam acara ini melakukan pendampingan mulai dari penentuan Tema, Penentuan Konsep Acara, Penyusunan Proposal, Pendampingan Acara hingga hari - H pelaksanaan acara.

I Made Abdi Negara, Made Putra Edi dan Trainer Utama Christian F. Guswai di tengah alumni Retail Excellence Series
Workshop saat menghadiri IAM Performanceful : Learning & Gathering di Hotel Banyualit - Lovina 

I Made Abdi Negara, Pendiri Bhakti Asistance & Workshop menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan salah satu fasilitas yang diberikan untuk alumni Retail Excellence Series Workshop. "Kami sangat senang jika seluruh alumni berlomba-lomba untuk bertumbuh dan berkembang" ujarnya.

Rabu, 31 Oktober 2018

KOMPETISI DI SEKTOR RITEL KIAN KETAT : BHAKTI BALI BEKERJASAMA DENGAN GROW & PROSPER CONSULTING GELAR MINI MBA RITEL DI BALI

Kompetisi yang sangat ketat di sektor ritel, mendorong pengusaha dan professional di sektor ini harus meningkatkan kompetensi. 

Selain update dengan perkembangan ilmu ritel saat ini, pengusaha dan professional wajib memahami strategi untuk mencari solusi melalui latihan study kasus dan simulasi sesuai dengan kompetensi dasar MBA. 

Trainer Christian F. Guswai (GROW & PROSPER Consulting) bersama Bapak I Nengah Natyanta (Founder Coco Group)

Bhakti Business Assistance & Workshop (Bhakti Bali) bekerjasama dengan Grow & Prosper Consulting menyikapi hal tersebut dengan menggelar program Mini MBA in Retail yang merupakan satu - satunya dan pertama diadakan di Indonesia. 

Kelas Workshop Retail Excellence Series di Harris Hotel & Convention Dps
Mini MBA in Retail yang rencana di gelar di 3 (tiga) kota besar di Indonesia yakni di Bali, Jakarta dan Makasar ini merupakan program pelatihan professional untuk insan-insan Pengusaha dan Profesional yang menekuni dunia ritel. 

Berbeda dari pelatihan biasa, Mini MBA in Ritel ini menawarkan pembahasan mendetail melalui skema study kasus dan simulasi yang mengkombinasikan berbagai disiplin ilmu ritel. 

Menurut Abdi Negara, selaku penyelenggara sekaligus pemegang hak merek atas Program Mini MBA in Ritel, program ini adalah program pertama di sektor ritel yang merangkum semua disiplin ilmu ritel untuk pemecahan masalah - masalah yang dihadapi oleh pengusaha dan professional. "Program pelatihan selama 3 hari yang menggunakan standar kompetensi MBA ini sebenarnya adalah menjawab tantangan pengusaha ritel dari seluruh Indonesia yang selama ini rutin mengikuti workshop yang telah di selenggarakan kurang lebih selama 2 tahun belakangan"jelasnya. 

Apakah yang didapat oleh peserta program Mini MBA in Ritel ini ? Dijelaskan oleh Abdi, setidaknya ada 3 hal yang bisa didapatkan peserta, yaitu Pendekatan Ilmiah Keilmuan atas permasalahan di bidang bisnis ritel, Kompetensi Standar dalam Disiplin Ilmu Ritel dan terakhir adalah Pengusaha atau professional mampu menemukan solusi melalui pembahasan study kasus dan simulasi sesuai dengan kompetensi MBA Retail. "Diharapkan pengusaha dan professional mampu meningkatkan professionalisme di bidang retail sehingga mendorong pertumbuhan perusahaan lebih baik"imbuhnya. 

Fasilitator program Mini MBA in Ritel ini adalah Bapak Christian F. Guswai, seorang Trainer, Coach, Konsultan serta penulis 9 judul buku Retail Excellence Series dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di berbagai format bisnis ritel. 

Selain itu, beliau sudah mendampingi ratusan pengusaha ritel skala menengah dan besar untuk mendorong perbaikan dan pertumbuhan bisnis ritel di seluruh Indonesia. 

Informasi lebih lanjut mengenai program ini silahkan hubungi :
Whatsapp : 08563757178 (Bapak Abdi)
081239180091 (Ibu Ade)
Telp : 0361.4794891
atau kunjungi Fanpage : Bhakti Business Assistance & Workshop 



Selasa, 16 Oktober 2018

AUTOZOOM ACARA CHARITY FOR RECOVERY LOMBOK : PEMULIHAN MENTAL MELALUI MEDIA SENI DAN BUDAYA

Hai Guys, acara yang keren ini ternyata merupakan gagasan baru yang melihat proses pemulihan pasca bencana tidak hanya dari sisi infrastruktur dan ekonomi saja, tapi juga sisi Pemulihan Mental lewat Seni dan Budaya, kereen ya...

Yuks simak bagaimana Gabungan Komunitas Peduli Lombok mengekpresikan kepedulian ini.

Panitia Gak Mau Ketinggalan Lho.......hehehe

Ym. Lalu Satria Wangsa (Ketua Dewan Adat NTB)

Ibu Putri Koster, selain menyampaikan dukungan juga menyumbangkan Puisi kereeeeen

Sesaat sebeluma acara dimulai 

Foto bersama 

Cuplikan Video Pidato Ketua Dewan Adat NTB

IBU PUTRI KOSTER SAMPAIKAN PESAN KEPEDULIAN TERHADAP RECOVERY LOMBOK LEWAT SENI




Walaupun bencana Gempa Bumi yang terjadi di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat sudah lewat hampir dua bulan, namun proses pemulihan masih terus berlanjut. Ada 3 fokus utama proses pemulihan yang terdiri atas, Pemulihan Mental, Pemulihan Infrastruktur dan Pemukiman dan ketiga adalah Pemulihan Aktvitas Ekonomi. 
Ibu Putri Koster (tengah) bersama Ketua Dewan Adat Nusa Tenggara Barat,  I Made Abdi Negara, Budi Gautama, Agung Agra, Komandan Kodim Gianyar dan I Nengah Natya (Founder Coco Group)


Hal ini terungkap dalam kegiatan Charity For Recovery Lombok “Pemulihan Mental Melalui Media Seni & Budaya” yang dihadiri oleh Ketua Dewan Adat Nusa Tenggara Barat, Lalu Satria Wangsa dan Ibu Putri Koster pada Minggu (14/10) bertempat di Helipad Openstage Keramas Aero Park.

Kegiatan yang diinisasi oleh komunitas Peritel Bali dan Pesemetonan UNMAR tersebut, adalah kegiatan awal untuk mendeklarasikan sekaligus mengingatkan bahwa Lombok masih memerlukan uluran tangan dan sumbangsih kita di balik bencana di Palu dan Donggala yang cukup menyita perhatian beberapa waktu lalu.
Sesaat sebelum di mulai acara di Inflight Restaurant Keramas Aero Park 


Menurut I Made Abdi Negara, mewakili penggagas acara, kegiatan ini  merupakan kegiatan awal untuk mewujudkan kepedulian dan  terus mengingatkan bahwa pemulihan Lombok memiliki peran besar untuk percepatan pemulihan ekonomi Bali secara umum. “Ketika terjadi bencana Gempa di Pulau Lombok, Bali sangat terdampak, wisatawan asing banyak membatalkan kunjungan dan masyarakat Bali merasakan dampak yang sangat signifikan”jelasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Agung Agra yang memberikan sambutan mewakili komunitas peritel Bali.

Lalu Satria Wangsa, selaku Ketua Dewan Adat menyatakan ungkapan terima kasih kepada panita atas gagasan yang di sampaikan dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas perhatian Ibu Putri Koster atas kondisi pasca bencana Gempa di Lombok. “Benar sekali, kondisi kami saat ini masih mengalami trauma mendalam, terlebih dalam proses perbaikan pemukiman dan pemulihan ekonomi masih ada kendala-kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan karena berkaitan dengan administrasi pemerintah”jelasnya.

Ibu Putri Koster sendiri selain menyampaikan dukungan atas acara yang digagas karena belum ada gagasan serupa yang menitikberatkan pada Pemulihan Mental, melalui media seni dan budaya yang digagas sebelumnya. “Terkadang kita hanya berpikir untuk menyumbang makanan atau uang, padahal Pemulihan Efek Trauma sangat lah penting dan media seni budaya sangat tepat karena bisa langsung menyentuh ke semua level masyarakat”jelasnya sembari menuturkan bagaimana saat gempa Seririt pernah juga mengalami trauma serupa.

Selain pemutaran video, penandatanganan MoU dan acara lain, kegiatan ini juga menampilkan penyanyi Pop Bali, Jun Bintang dan Dewa Sugama serta dihibur oleh Adi Siput MKP. Ibu Putri Koster sendiri membawakan puisi yang berjudul “Kumbakarna” diiringi dengan tarian kontemporer oleh Adi Siput MKP.